Diskominfo Ciamis Kembangkan Omni Channel untuk Perkuat Layanan Call Center 112

Diterbitkan

Kamis, 16 Juli 2026

Penulis

Diskominfo Kab. Ciamis

|

Diskominfo Kab. Ciamis

134 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KAB. CIAMIS - Pemerintah Kabupaten Ciamis melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengembangkan layanan Omni Channel pada Call Center 112 untuk memperluas akses layanan publik sekaligus mempercepat penanganan kegawatdaruratan.

Pengembangan tersebut disosialisasikan dalam kegiatan yang berlangsung di Ruang Rapat Diskominfo Ciamis, Kamis (16/7/2026).

Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Ciamis, Herry Somantri, mengatakan penggunaan Call Center 112 terus meningkat. Hingga pertengahan 2026, layanan tersebut telah menerima 5.510 panggilan, baik untuk kondisi darurat maupun nonkedaruratan.

Menurut Herry, tingginya pemanfaatan layanan mendorong Diskominfo menghadirkan inovasi Omni Channel yang mengintegrasikan Call Center 112 dengan platform berbasis teks, seperti WhatsApp, Instagram, Facebook Messenger, dan ke depan TikTok.

"Melalui Omni Channel, layanan 112 menjadi lebih inklusif karena masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat menyampaikan laporan melalui media berbasis teks," ujarnya.

Selain meningkatkan akses layanan, pengembangan tersebut juga mengintegrasikan Call Center 112 dengan layanan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) sehingga masyarakat dapat memperoleh informasi publik yang lebih cepat dan terintegrasi.

Sementara itu, Kepala Diskominfo Kabupaten Ciamis, Enda Hidayat, menegaskan pelayanan publik harus terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi agar semakin efektif dan responsif.

"Tantangan di lapangan sangat dinamis. Salah satunya maraknya prank call. Saat ini kami telah berkoordinasi dengan pengembang sistem untuk membatasi dan memblokir nomor anonim yang melakukan panggilan iseng," katanya.

Ia menambahkan, layanan berbasis chat diharapkan tidak hanya memudahkan penyandang disabilitas, tetapi juga membantu meminimalkan penyalahgunaan layanan darurat karena identitas digital pelapor lebih mudah ditelusuri.

Enda memastikan pengembangan Omni Channel tidak akan mengurangi kualitas penanganan kegawatdaruratan. Menurutnya, kecepatan respons tetap menjadi prioritas utama, termasuk terhadap laporan yang disampaikan melalui media sosial.

Ia juga mengapresiasi dukungan seluruh perangkat daerah dan instansi terkait yang selama ini berkolaborasi dalam penyelenggaraan layanan Call Center 112, serta berharap sinergi lintas sektor terus diperkuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

(IKP Diskominfo Ciamis/rka)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait