
PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Jawa Barat mendorong peningkatan kapasitas petugas kehumasan dalam memproduksi konten media sosial yang kreatif, relevan, dan berdampak bagi masyarakat melalui kegiatan IKP TALKS #9 bertema “Receh Kontennya, Serius Dampaknya”, Rabu (16/9/2026).
Kegiatan yang digelar di Kantor Diskominfo Provinsi Jawa Barat tersebut diikuti petugas kehumasan dari berbagai perangkat daerah, baik secara luring maupun daring melalui Zoom.
IKP TALKS #9 membahas tantangan komunikasi publik pemerintah di tengah perubahan perilaku masyarakat dalam menerima informasi. Pemerintah dituntut mampu menyampaikan pesan melalui pendekatan yang lebih menarik dan mudah dipahami tanpa mengesampingkan akurasi, etika, serta substansi informasi.
Melalui kegiatan ini, para petugas kehumasan dibekali pemahaman mengenai prinsip komunikasi publik, pengelolaan isu, serta strategi memproduksi konten media sosial yang kreatif dan bertanggung jawab.
Materi disampaikan oleh dua narasumber, yakni Guru Besar Universitas Padjadjaran Prof. Dr. Dadang Rahmat Hidayat, S.Sos., S.H., M.Si., serta Dimas Aditya Nugraha, S.Sos., M.Si., dari Kementerian Komunikasi dan Digital.
Pembahasan tersebut menekankan pentingnya kemampuan humas pemerintah dalam menyesuaikan strategi komunikasi dengan karakteristik audiens dan dinamika media sosial. Konten yang ringan dan menarik diharapkan dapat menjadi sarana penyampaian informasi pemerintahan yang lebih dekat dengan masyarakat, selama tetap mengedepankan kebenaran dan tanggung jawab.
Melalui IKP TALKS #9, Diskominfo Jabar berharap kapasitas petugas kehumasan di lingkungan pemerintah daerah semakin meningkat sehingga mampu menghasilkan konten komunikasi publik yang informatif, kreatif, dan efektif dalam membangun kepercayaan masyarakat.
(Humas Biro Organisasi/rka)