HJB ke-544, Kado untuk Warga Kota Bogor

Diterbitkan

Kamis, 4 Juni 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bogor

|

Diskominfo Kota Bogor

921 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BOGOR -  Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menyiapkan berbagai program dan kegiatan yang dapat langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544. Tahun ini, HJB mengusung tema “Bogor Nanjeur”, yang mencerminkan semangat Kota Bogor untuk tetap berdiri tegak menghadapi berbagai tantangan serta siap menghadapi perkembangan zaman.

Ketua Panitia HJB Kota Bogor, Iceu Pujiati, mengatakan bahwa rangkaian HJB tahun ini dirancang sebagai kado bagi masyarakat. Selain menghadirkan berbagai hiburan dan kegiatan budaya, perayaan juga diisi dengan program-program yang memberikan manfaat nyata di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, lingkungan, hingga ekonomi.

“Pada HJB ke-544 ini, masyarakat harus merasakan langsung manfaat dari perayaan ulang tahun kotanya sendiri. Karena itu, berbagai program dan kegiatan kami siapkan agar masyarakat merasa senang, bahagia, sekaligus mendapatkan manfaat,” ujar Iceu.

Ia menjelaskan, rangkaian HJB terbagi dalam dua kelompok pelaksana, yakni perangkat daerah bersama mitra strategis Pemkot Bogor serta berbagai komunitas masyarakat yang berpartisipasi secara mandiri. Secara keseluruhan terdapat 42 kegiatan yang digelar selama perayaan HJB.

Rangkaian peringatan dimulai pada 3 Juni dengan upacara bendera di Balai Kota Bogor dan Rapat Paripurna DPRD Kota Bogor, yang dilanjutkan dengan aktivasi Museum Pajajaran di Batutulis.

Di bidang pendidikan, Pemkot Bogor melalui Dinas Pendidikan menghadirkan berbagai program, antara lain beasiswa bagi 80 mahasiswa berprestasi dari keluarga kurang mampu, bantuan pendidikan bagi 2.000 siswa SMP swasta, serta beasiswa pendidikan S1 bagi guru PAUD melalui Universitas Terbuka.

Selain itu, program penebusan ijazah juga diberikan kepada siswa SMP, MTs, SMA, MA, dan SMK yang terkendala biaya administrasi. Pemkot Bogor juga mendorong penguatan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai bagian dari upaya mewujudkan angka putus sekolah nol persen di Kota Bogor.

Di bidang sosial dan keagamaan, sebanyak 3.200 guru ngaji akan menerima insentif sekaligus didaftarkan dalam program BPJS Ketenagakerjaan.

Sementara itu, sektor kesehatan menghadirkan berbagai layanan gratis dan bersubsidi, seperti sunatan massal untuk 544 peserta di 25 puskesmas, layanan persalinan gratis di 21 puskesmas, pemeriksaan HbA1C dengan potongan harga 54,4 persen, vaksinasi rabies gratis, bantuan alat kesehatan bagi penyandang disabilitas, hingga kegiatan donor darah.

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) juga menyediakan layanan administrasi kependudukan, termasuk penyerahan KTP pemula dan akta kelahiran bagi bayi yang lahir tepat pada Hari Jadi Bogor. Selain itu, Dukcapil Family Fest 2026 akan digelar untuk memudahkan masyarakat mengurus berbagai dokumen kependudukan.

Di sektor pelayanan publik dan ekonomi, Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menghadirkan layanan mobil keliling PBB-P2 dan Samsat Keliling. Perumda Tirta Pakuan membuka program pemasangan sambungan baru dengan tarif khusus Rp544.000 untuk kelompok pelanggan tertentu, serta gratis bagi rumah ibadah, pesantren, dan posyandu.

Perayaan HJB juga diwarnai kegiatan lingkungan, seperti penanaman 544 pohon di seluruh wilayah Kota Bogor yang melibatkan pemerintah dan masyarakat.

Dalam upaya meningkatkan kesempatan kerja, Dinas Tenaga Kerja menyelenggarakan Job Fair yang melibatkan 30 perusahaan nasional dengan sekitar 1.000 lowongan pekerjaan. Selain itu, pelatihan Calon Pekerja Migran Indonesia (CPMI) juga disiapkan untuk membuka peluang kerja di luar negeri.

Berbagai kegiatan olahraga, seni, budaya, ekonomi kreatif, dan kuliner turut meramaikan HJB ke-544. Mulai dari HJB Run, Bogor City Trail, Bogor Green Cycling, Festival Ekraf Situ Gede, GastroFest, hingga pagelaran musik jAzztaga! dan berbagai festival budaya Sunda.

Puncak perayaan akan berlangsung pada 27 Juni 2026 melalui Helaran HJB ke-544 di Jalan Sudirman, yang menjadi agenda tahunan dan selalu dinantikan masyarakat Kota Bogor.

Bukan Sekadar Seremoni

Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan bahwa HJB ke-544 tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi harus mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Menurutnya, seluruh perangkat daerah harus melibatkan komunitas dan berbagai elemen masyarakat agar perayaan semakin bermakna dan dirasakan manfaatnya oleh warga.

“Intinya libatkan semua pihak. Jajaran Pemkot Bogor harus berkontribusi secara maksimal sehingga masyarakat benar-benar merasakan manfaat dari perayaan ini,” tegas Dedie.

Ia menambahkan bahwa berbagai program yang dihadirkan harus berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama kelompok prioritas yang membutuhkan dukungan pemerintah.

Senada dengan itu, Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin, menegaskan bahwa HJB merupakan momentum ulang tahun seluruh warga Kota Bogor.

“Ini ulang tahun warga Kota Bogor, bukan Pemkot Bogor,” ujar Jenal.

Sementara itu, Iceu Pujiati menjelaskan bahwa HJB ke-544 tahun ini memiliki keistimewaan karena dilaksanakan melalui semangat kolaborasi tanpa mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Alhamdulillah, konsep kolaborasi ini mendapat sambutan positif dari berbagai komunitas dan mitra strategis. Harapannya, HJB ke-544 benar-benar menjadi perayaan milik seluruh warga Kota Bogor,” tutupnya.

(Diskominfo Kota Bogor/rka)

Editor: Revo

Berita Terkait