PORTALJABAR, KAB. BEKASI - Pemerintah Kabupaten Bekasi memperpanjang kerja sama dengan BPJS Kesehatan Cabang Cikarang melalui addendum penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional bagi peserta bukan penerima upah dan bukan pekerja (1/7/2026).
Penandatanganan dilakukan Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja bersama Kepala BPJS Kesehatan Cabang Cikarang Erwin Fadillah di Kompleks Pemerintah Kabupaten Bekasi, Cikarang Pusat.
Kerja sama tersebut menjaga cakupan Universal Health Coverage mencapai 99,6 persen agar masyarakat tetap memperoleh jaminan layanan kesehatan.
Pelaksana Tugas Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menyebut perpanjangan kerja sama menjadi bukti komitmen pemerintah menjamin layanan kesehatan bagi warga kurang mampu.
“Alhamdulillah hari ini kita telah bertandatangan dengan Kepala BPJS Cabang Cikarang terkait perpanjangan penjaminan kesehatan untuk warga kurang mampu di Kabupaten Bekasi,” ujarnya.
Asep menjelaskan, Kabupaten Bekasi telah mencapai cakupan Universal Health Coverage sebesar 99,6 persen dan pemerintah berupaya mempertahankan capaian tersebut.
“Seperti yang kita ketahui saat ini mempunyai UHC 99,6% dan hari ini pun telah ditandatangani, untuk apa? Untuk memastikan kalau Kabupaten Bekasi siap untuk mempertahankan UHC tersebut,” katanya.
Menurut Asep, cakupan Universal Health Coverage di atas 95 persen menunjukkan pemerintah mampu menjaga hak masyarakat memperoleh layanan kesehatan.
Asep berharap dukungan pemerintah pusat semakin besar sehingga pembiayaan peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional dapat ditanggung Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara.
“Dengan adanya kerja sama ini, masyarakat tetap dicover oleh BPJS Kesehatan. Kami juga berharap semoga ke depannya semakin banyak peserta yang pembiayaannya dapat ditanggung oleh APBN, sehingga tidak hanya mengandalkan skema PBI PBD tetapi dari APBN juga,” ungkapnya.
Perpanjangan addendum tersebut diharapkan memudahkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan berkualitas sekaligus menjaga keberlanjutan perlindungan kesehatan bagi seluruh warga Kabupaten Bekasi.
(Diskominfo Kab. Bekasi/bhf)