
PORTALJABAR, KAB. GARUT - Pemdakab Garut memperkenalkan tema dan logo Hari Jadi ke-211 Kabupaten Garut yang diperingati tanggal 16 Februari 2024.
Mengusung tema dalam bahasa Sunda yaitu "Nu Datang Mawa Bagja, Nu Miang Mugia Waluya", memilki makna harapan masyarakat Garut agar pemimpin yang datang dalam keadaan bahagia dan pemimpin yang purna tugas selalu ada dalam keselamatan dan lindungan Tuhan Yang Maha Esa.
Logo Hari Jadi Garut (HJG) berbentuk angka 211, mewakili Kabupaten Garut dengan warna hijau melambangkan kekayaan alam gunung, rimba, dan agro.
Garis pembatas warna putih melengkung menggambarkan pembangunan produk ekonomi kreatif Garut yang bersifat dinamis, sementara simbol bintang dimaknai sebagai masyarakat Garut yang bertakwa.
Warna ungu menciptakan citra imajinatif dan keimanan, dan kesatuan lahir batin. Kemudian warna magenta dimaknai sebagai keseimbangan, akal sehat, dan sifat praktis.
Gradasi warna oranye kuning melambangkan inovasi, semangat pembaruan dan keterbukaan, sedangkan warna biru sendiri melambangkan kesemestaan, kedamaian dan keteguhan.
Logo ini dilengkapi ornamen motif batik Garutan berada di bawah angka 211 memiliki makna sebagai Garut yang kaya dengan sumber daya berbasis budaya.
Kepala Bidang Pemasaran Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Garut, Aam Fathullah berharap logo peringatan HJG ini dapat menjadi alat yang efektif untuk memperkuat identitas, membangun kebanggaan sebagai warga Garut dalam merayakan hari jadinya yang ke 211.
"Rangkaian pokok Peringatan HJG yang akan digelar diantaranya adalah ziarah ke makam leluhur Garut RAA. Adiwidjaja pada dan penyelenggaraan Upacara Bendera Peringatan Hari Jadi Garut dan Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Garut," ungkap Aam.
Selain itu, kata Aam, Pemdakab Garut melalui Disparbud juga akan mengadakan pergelaran seni dan budaya Garut yang jadwalnya akan menyesuaikan dengan agenda nasional, yaitu Pemilihan Umum Tahun 2024 dan Bulan Suci Ramadan 1445 H.