PORTALJABAR, KAB. BEKASI - Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bekasi mendorong mahasiswa aktif berpolitik melalui pendidikan demokrasi berkualitas (12/8/2026).
Pelaksana Tugas Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bekasi Robet Suwandi menyampaikan pesan tersebut dalam Kelas Inspirasi Politik Tahap IV.
Kegiatan bertema “Menyiapkan Generasi Emas Demokrasi” berlangsung di Aula IAIN KH. Noer Alie Bekasi dan diikuti mahasiswa setempat.
Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Direktorat Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri, DPRD, KPU, serta Kesbangpol.
Robet mengatakan mahasiswa memiliki posisi strategis sebagai agen perubahan, kontrol sosial, dan calon pemimpin bangsa.
“Mahasiswa tidak boleh bersikap apatis terhadap perkembangan politik. Politik bukan sekadar berbicara mengenai pemilu atau kontestasi kekuasaan, tetapi merupakan instrumen untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui kebijakan publik yang berpihak kepada kepentingan rakyat,” ujar Robet.
Menurutnya, demokrasi sehat membutuhkan partisipasi masyarakat yang cerdas, santun, dan bertanggung jawab melalui berbagai saluran yang sesuai aturan.
Partisipasi tersebut mencakup penggunaan hak pilih secara bijaksana, penyampaian aspirasi konstruktif, organisasi kemahasiswaan, serta pengawasan pemerintahan.
Robet juga mengingatkan mahasiswa menghadapi hoaks, ujaran kebencian, provokasi, dan disinformasi yang dapat mengganggu persatuan masyarakat.
“Generasi muda harus menjadi pelopor literasi digital dengan membiasakan diri melakukan verifikasi informasi sebelum menyebarkannya, menghargai perbedaan pendapat, serta menjaga etika dalam bermedia sosial,” katanya.
Kesbangpol Kabupaten Bekasi memberikan pendidikan politik kepada generasi muda agar mampu menjadi warga negara yang cerdas, kritis, toleran, dan bertanggung jawab.
Robet berharap Kelas Inspirasi Politik meningkatkan pemahaman mahasiswa mengenai demokrasi, wawasan kebangsaan, serta hak dan kewajiban warga negara.
“Kami juga berharap akan lahir gagasan-gagasan inovatif dari mahasiswa untuk mendukung pembangunan demokrasi yang berkualitas di Kabupaten Bekasi,” ungkapnya.
Ia mengajak mahasiswa menggunakan kegiatan tersebut sebagai ruang berdiskusi, bertukar gagasan, memperluas wawasan, dan menyampaikan pandangan secara santun.
“Semoga ilmu yang diperoleh hari ini menjadi bekal dalam membangun kepemimpinan yang berintegritas serta berkontribusi nyata bagi kemajuan Kabupaten Bekasi, yang bangkit, maju dan sejahtera,” pungkas.
(Diskominfo Kab. Bekasi/bhf)