
PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - BPSDM Provinsi Jawa Barat bersama BPBD Provinsi Jawa Barat membuka Pelatihan ASN Tangguh Bencana di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026, Rabu (30/9/2026).
Kegiatan dibuka oleh Kepala BPSDM Jabar Ika Mardiah yang menekankan pentingnya kesiapsiagaan ASN dalam menghadapi beragam risiko bencana di Jawa Barat.
"Melalui pemahaman risiko, kejelasan peran, koordinasi, SOP keadaan darurat, hingga keberlanjutan pelayanan publik, penting dipahami okeh ASN," ujar Ika.
Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Jabar Teten Ali Mulku Engkun menyampaikan kesiapsiagaan bencana merupakan tanggung jawab bersama.
"Ini merupakan tanggung jawab bersama, terutama para ASN, sebagai panutan di masyarakat," katanya.
Peserta dibekali identifikasi risiko, mitigasi, penanganan awal kegawatdaruratan, teknik evakuasi, dan penyusunan SOP penanganan darurat yang diperkuat melalui praktik dan simulasi.
Pelatihan diikuti 78 ASN dari 46 perangkat daerah dan biro, terdiri atas 41 PNS dan 37 PPPK, dan dilaksanakan secara blended learning pada 25 September s.d. 6 Oktober 2026.
(Rep pun/bhf)