Kota Bandung Jadi Rujukan, Pemkot Padang Pelajari Sistem Parkir dan Transportasi

Diterbitkan

Rabu, 1 Juli 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

398 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung membagikan inovasi digitalisasi parkir dan transportasi terintegrasi kepada Pemerintah Kota Padang saat kunjungan kerja di Pendopo Kota Bandung (29/6/2026).

Wali Kota Muhammad Farhan menjelaskan, Kota Bandung memiliki sekitar 2,6 juta penduduk dengan 2,3 juta kendaraan bermotor yang membutuhkan pengelolaan transportasi lebih modern.

Farhan menyebut sekitar 1,7 juta kendaraan tersebut merupakan sepeda motor, sehingga kebutuhan ruang parkir terus meningkat setiap tahun.

Pemkot Bandung menata sistem perparkiran agar lebih tertib melalui digitalisasi serta mendukung kelancaran lalu lintas di berbagai kawasan.

Pemerintah juga mendorong pembangunan gedung parkir melalui investasi swasta sebagai solusi mengurangi kendaraan yang parkir di badan jalan.

"Kami sedang mencari investor untuk pembangunan gedung parkir. Harapannya, pengembangan pusat perbelanjaan maupun hotel juga diikuti dengan penyediaan fasilitas parkir yang memadai sehingga mampu mengurangi parkir di badan jalan," kata Farhan.

Farhan menilai meningkatnya penumpang Kereta Cepat Whoosh, rencana beroperasinya kembali Bandara Husein Sastranegara, serta konektivitas jalan tol memperbesar mobilitas masyarakat.

Kondisi tersebut membuat kebutuhan sistem transportasi dan parkir yang efisien semakin penting untuk mendukung aktivitas warga.

Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir mengatakan, Kota Bandung dipilih sebagai lokasi pembelajaran karena berhasil mengembangkan digitalisasi parkir dan transportasi.

Maigus menuturkan Kota Padang menghadapi tantangan serupa seiring pembangunan flyover, jalan tol menuju Bukittinggi, serta berkembangnya kawasan wisata.

"Kami melihat Bandung sudah lebih maju dalam digitalisasi parkir maupun sistem transportasi. Karena itu kami datang untuk belajar dan berbagi pengalaman agar dapat diterapkan di Kota Padang," ujarnya.

Maigus menambahkan Pemerintah Kota Padang juga memperkenalkan aplikasi Padang Mobile yang mengintegrasikan layanan pemerintahan, transportasi umum, dan pembinaan karakter digital.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait