Long Weekend: Pemkot Bandung Siagakan Ratusan Petugas, Dishub Bandung Siapkan Langkah Tegas

Diterbitkan

Kamis, 2 April 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

667 kali

Berita ini dilihat

1 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG -  Kepala Dinas Perhubungan Kota Bandung Rasdian Setiadi menyiagakan ratusan petugas di berbagai titik strategis untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan saat libur panjang akhir pekan sekaligus menjaga kelancaran lalu lintas bagi warga dan wisatawan (1/4/2026).

Lonjakan kendaraan diperkirakan terjadi karena meningkatnya kunjungan wisatawan dari luar kota yang memanfaatkan libur panjang di Bandung.

Dishub menurunkan petugas dari berbagai bidang mulai dari pengendalian operasional, unit pelaksana teknis parkir hingga tim pemantau lalu lintas melalui sistem pengawasan terpadu.

Rasdian menjelaskan pengawasan difokuskan pada potensi kemacetan akibat parkir liar serta aktivitas kendaraan travel yang menaikkan dan menurunkan penumpang di badan jalan.

“Pasti akan terjadi lonjakan kunjungan. Karena itu, kami siapkan petugas dari berbagai bidang, mulai dari Dalops, UPT parkir, hingga tim lalu lintas yang memantau melalui ATCS,” ujar Rasdian.

Dishub juga menerapkan penindakan langsung terhadap pelanggaran lalu lintas tanpa hanya memberikan imbauan kepada pengemudi.

Petugas telah menginventarisasi sekitar 25 perusahaan travel yang dinilai berpotensi menimbulkan kemacetan di beberapa titik kota.

Kawasan Terusan Buahbatu, Pasteur, dan Dipatiukur menjadi fokus pengawasan karena sering digunakan sebagai lokasi menaikkan dan menurunkan penumpang.

“Kami sudah lakukan sosialisasi dan komitmen sudah dibuat. Kalau masih melanggar, akan langsung ditindak, termasuk sanksi administrasi hingga penderekan,” kata Rasdian.

Penertiban parkir liar juga diperketat di kawasan wisata yang ramai pengunjung seperti Alun-alun, Asia Afrika, dan Braga.

Petugas memasang pembatas jalan sepanjang sekitar 50 meter di kawasan Braga hingga Naripan untuk mencegah kendaraan parkir sembarangan.

“Di kawasan Braga hingga Naripan sudah kami pasang water barrier sekitar 50 meter agar tidak mengganggu arus kendaraan,” ujar Rasdian.

Dishub menerapkan sistem kerja tiga sif bagi petugas mulai pagi hingga tengah malam agar pengawasan lalu lintas berjalan maksimal.

Pengawasan diperkuat terutama pada sore hingga malam hari ketika jumlah pengunjung kawasan wisata biasanya meningkat.

Ratusan personel terus disiagakan di lapangan selama libur panjang untuk memastikan mobilitas warga dan wisatawan tetap aman dan lancar.

“Kami menurunkan ratusan personel dan akan terus siaga di lapangan. Ini bentuk komitmen kami agar lalu lintas tetap terkendali selama long weekend,” tutur Rasdian.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Bayu

Berita Terkait