Masjid At-Thohir Jadi Wisata Religi, Pemkot Depok Dukung Zona Halal Jabar

Diterbitkan

Senin, 13 Juli 2026

Penulis

Rilis Humas Jabar

|

Rilis Humas Jabar

3,1 rb kali

Berita ini dilihat

5 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA DEPOK - Pemerintah Provinsi Jawa Barat meluncurkan program Pariwisata Ramah Muslim (Smiling West Java-Muslim Friendly Tourism) di Masjid At-Thohir, Kota Depok, untuk mengembangkan wisata religi berbasis zona KHAS 9/7/2026.

Masjid At-Thohir diproyeksikan menjadi daya tarik wisata religi dengan konsep zona KHAS yang mencakup Kuliner, Halal, Aman, dan Sehat.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Iendra Sofyan mengatakan pengembangan tersebut bertujuan meningkatkan potensi wisata ramah Muslim.

"Saat ini sedang berjalan pendampingan Masjid At-Thohir yang dicanangkan sebagai daya tarik wisata berbasis religi pertama yang didorong menjadi zona KHAS. Dalam pelaksanaannya, kami berkolaborasi dengan Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah serta Balai Penyelenggara Jaminan Produk Halal," ucap Iendra.

Program tersebut mendapat dukungan Pemerintah Kota Depok sebagai upaya memperkuat kualitas destinasi wisata dan pelayanan bagi masyarakat.

Wakil Wali Kota Depok Chandra Rahmansyah mengatakan Kota Depok siap mendukung pengembangan wisata berbasis religi di Masjid At-Thohir.

"Suatu kehormatan bagi kami karena Kota Depok dipercaya menjadi tuan rumah peluncuran program strategis Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kegiatan ini menunjukkan bahwa sektor pariwisata tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Tapi diarahkan pada kualitas destinasi, kualitas pelayanan berbasis data, serta penguatan kolaborasi antara pemangku kepentingan," ungkap Chandra.

Chandra menyebut Masjid At-Thohir memiliki nilai religius sekaligus potensi menjadi ruang publik yang nyaman bagi masyarakat dan wisatawan.

"Keberadaan Masjid At-Thohir telah menjadi simbol dari nilai-nilai religius dan dapat menghadirkan ruang nyaman untuk masyarakat sekaligus menjadi daya tarik wisatawan lokal maupun mancanegara. Pemerintah Kota Depok tentunya mendukung berbagai program pengembangan pariwisata ramah Muslim yang diinisiasi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Kami percaya sinergi pemerintah pusat, provinsi, kabupaten/kota hingga pelaku usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dapat menjadi kunci untuk membangun ekosistem pariwisata yang berkualitas. Semoga langkah strategis ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," tambahnya.

Peluncuran tersebut juga disertai publikasi capaian pembangunan kepariwisataan melalui Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional Jawa Barat.

Masyarakat dapat mengakses data kepariwisataan Jawa Barat secara gratis melalui laman Smiling West Java untuk memperoleh informasi yang akurat, mutakhir, dan terintegrasi.

(Rep pun/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait