Panen Kedelai, Bupati Sukabumi: Kita Ingin Tiap Daerah Punya Komoditas Unggulan

Diterbitkan

Selasa, 24 Mei 2022

Penulis

admin

|

admin

1,4 rb kali

Berita ini dilihat

2 kali

Berita ini dibagikan

Kab. Sukabumi --- Bupati Sukabumi Marwan Hamami melakukan pencanangan Gerakan Panen Kedelai dan menyaksikan Penandatanganan Perjanjian Kerjasama antara Opteker dan Kelompok Tani dalam komoditas Padi, Jagung, Kedelai dan Ubi kayu Kabupaten Sukabumi Tahun 2021 di Kampung Cilandak, Desa Pasiripis, Senin (24/5/2021).

Kegiatan yang menerapkan protokol kesehatan tersebut di inisiasi oleh Dinas pertanian dengan Kelompok Tani Sumur Bandung.

Kepala Dinas (Kadis) Pertanian Sudrajat mengatakan bahwa Luas lahan untuk sektor kedelai mencapai 400 Ha, tersebar di beberapa lokasi di Kecamatan Surade, Jampang Kulon dan Cibitung.

"Di tahun ini rencana penanaman kedelai dikembangkan di luasan 800 Ha tapi baru mencapai  400 Ha, sisa-sisa yang memang belum ditanam, kita akan tanam dan hasil ini pun sebagian akan menjadi bibit untuk ditanam," katanya.

Di tempat yang sama Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, pencanangan gerakan panen kedelai harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para kelompok tani. Apalagi dengan adanya kemudahan akses dari pemerintah pusat.

Hal penting lainnya, lanjut bupati, sudah ada yang siap membeli hasil panen dari para petani. Sehingga, para petani tidak perlu khawatir dalam memasarkan hasil panennya.

"Masalah pengairan sudah tidak dikhawatirkan lagi. Sebab, ada rencana membangun bendungan di Cikarang, Kalau tidak sampai ke sini, kita coba buat bendungan lagi. Bahkan kita coba bikin embung. Sehingga, masyarakat dalam menanam tidak terganggu oleh musim," katanya.

Marwan menambahkan bahwa pangan di Kabupaten Sukabumi menjadi prioritas nasional. Bahkan, beras Kabupaten Sukabumi selalu surplus.

"Sekarang kita tingkatkan potensi kedelai. Termasuk potensi lainnya di Kabupaten Sukabumi untuk menyejahterakan masyarakat. Kita ingin seluruh wilayah memiliki unggulan," katanya.

Diketahui program ini merupakan program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi, beberapa kegiatan yang telah dilaksanakan dalam sektor pertanian di antaranya melalui kerjasama dengan beberapa perusahaan untuk menerima hasil pertanian, introduksi teknologi infomasi pertanian mobile melalui Aplikasi RITX di Kecamatan Sukaraja dan Rekruitment calon petani milenial Sebanyak 1000 Orang melalui program Youth Entrepreneurship and Employment Support Service (YESS). (Diskominfokab.Sukabumi/Luthfi)

Editor: admin

Berita Terkait