Pelantikan Rektor ITG Periode 2026–2031: Bupati Garut Dorong Sinergi Pembangunan dan Pemanfaatan AI

Diterbitkan

Senin, 24 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Kab. Garut

|

Diskominfo Kab. Garut

192 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KAB. GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut mendorong pemanfaatan kecerdasan buatan untuk mendukung layanan publik melalui sinergi bersama Institut Teknologi Garut (ITG).

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin menyampaikan hal tersebut saat menghadiri pelantikan Rektor ITG periode 2026–2031 di Ballroom Al Musaddadiyah, 22/8/2026.

Abdusy Syakur Amin mengapresiasi Yayasan Al Musaddadiyah yang konsisten berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui sektor pendidikan.

Menurutnya, ITG memiliki peran strategis dalam menghadirkan teknologi yang membantu pemerintah menyelesaikan pekerjaan publik secara lebih efektif.

"Alhamdulillah kita bisa mendapatkan kehormatan itu. Banyak alumni alumni ITG yang sudah berkiprah di Pemerintah Kabupaten Garut," ujar Abdusy Syakur Amin.

Ia berharap kepemimpinan rektor periode 2026–2031 semakin memperluas kontribusi perguruan tinggi terhadap kebutuhan pembangunan Kabupaten Garut.

Rektor ITG Hilmi Aulawi mengatakan kepemimpinannya menjadi amanah besar untuk membawa ITG menghadapi perubahan teknologi dan kebutuhan masyarakat.

Hilmi menyoroti perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) yang telah mengubah berbagai bidang sekaligus melahirkan jenis pekerjaan baru.

Perubahan tersebut menuntut pembelajaran mahasiswa lebih personal, fleksibel, kontekstual, serta berkaitan langsung dengan persoalan nyata masyarakat.

"Oleh sebab itu, kita harus mampu memanfaatkan AI sebagai nilai plus dalam transformasi pembelajaran, penelitian, pelayanan akademik, pengambilan keputusan, dan inovasi dengan tetap menjaga integritas akademik, etika, serta nilai kemanusiaan," tegas Hilmi.

Hilmi mengatakan perguruan tinggi kini berkembang dari teaching university menuju research university, entrepreneur university, hingga impactful university.

Perubahan tersebut mendorong ITG menghasilkan pengetahuan dan inovasi yang tidak berhenti di lingkungan kampus, tetapi memberi dampak nyata bagi masyarakat.

"Maka dari itu, ITG harus tetap unggul dalam pembelajaran, produktif dalam penelitian, mampu melahirkan inovasi dan kewirausahaan, sekaligus memastikan seluruh pengetahuan yang dihasilakan bisa memberikan dampak secara nyata," tutupnya.

Sinergi Pemkab Garut dan ITG diharapkan memperluas pemanfaatan teknologi serta menghasilkan inovasi yang membantu menjawab kebutuhan pembangunan daerah.

(Diskominfo Kab. Garut/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait