Pemkab Ciamis Jalani Evaluasi Pemerintah Digital 2026, Sekda Andang Tekankan Efisiensi dan Kemudahan Akses Layanan

Diterbitkan

Rabu, 23 September 2026

Penulis

Diskominfo Kab. Ciamis

|

Diskominfo Kab. Ciamis

45 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. CIAMIS -  Pemerintah Kabupaten Ciamis mengikuti Penilaian Interviu Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital 2026 untuk mengukur efektivitas layanan publik berbasis digital.

Kegiatan berlangsung di Ruang Unit Layanan Pengadaan (ULP) Sekretariat Daerah Ciamis Selasa, 22/9/2026.

Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis Andang Firman Triyadi memimpin pemaparan evaluasi sekaligus menekankan manfaat digitalisasi bagi akses layanan masyarakat.

"Pemanfaatan teknologi digital ini sangat mengefektifkan dan memberikan kemudahan akses layanan, mengingat wilayah Kabupaten Ciamis yang begitu luas," ujar Andang.

Pemkab Ciamis mengklarifikasi berbagai bukti (eviden) implementasi digitalisasi yang telah berjalan dalam tahapan interviu tersebut.

Menurut Andang, pemanfaatan teknologi digital dapat membantu pemerintah menghemat pengeluaran di tengah keterbatasan anggaran.

"Dengan pemanfaatan teknologi digital, minimal kita dapat meminimalkan pengeluaran di tengah berbagai keterbatasan. Kegiatan penilaian ini adalah bagian dari proses kami dalam mengukur sejauh mana kami telah memanfaatkan teknologi tersebut," tegasnya.

Evaluasi tersebut menilai dampak transformasi digital agar layanan pemerintah benar-benar memberikan kemudahan bagi masyarakat.

Selain itu, evaluasi mendorong keterpaduan layanan antarinstansi agar masyarakat tidak perlu berulang kali mengisi data yang sama.

Aspek lainnya mencakup perbaikan pola kerja, budaya birokrasi, tata kelola data, keamanan siber, efisiensi, dan akuntabilitas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ciamis Enda Hidayat menyebut evaluasi tersebut menjadi fase adaptasi terhadap perubahan tata kelola pemerintahan.

Menurut Enda, perubahan dari Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) menuju Pemerintahan Digital (Pemdi) membutuhkan pemahaman regulasi yang terus diperbarui.

"Jika sebelumnya ekosistem SPBE sudah cukup kita kuasai, saat ini kita berhadapan dengan paradigma baru yakni Pemdi. Kami terus melakukan kajian dan pendalaman agar implementasinya selaras dengan arahan peraturan yang baru," ungkap Enda.

Enda menugaskan Kepala Bidang Aplikasi Informatika (APTIKA) berkoordinasi dengan seluruh perangkat daerah untuk menyamakan pemahaman.

"Saya sudah menugaskan Kepala Bidang APTIKA agar bertindak sebagai playmaker untuk segera berkoordinasi dengan teman-teman di seluruh Perangkat Daerah. Kita samakan persepsi, lalu kita sajikan potret tata kelola pemerintahan digital Kabupaten Ciamis saat ini dengan semaksimal dan seobjektif mungkin," pungkas Enda.

Langkah tersebut diharapkan menghasilkan gambaran objektif tata kelola digital sekaligus menjadi dasar perbaikan layanan publik bagi masyarakat Ciamis.

(Diskominfo Kab. Ciamis/bhf)

Editor: Bayu

Berita Terkait