PORTALJABAR, KAB. GARUT - Pemerintah Kabupaten Garut meraih penghargaan The 12th Indonesia International Geothermal Convention & Exhibition (IIGCE) 2026 atas pengembangan energi panas bumi.
Penghargaan diterima Sekretaris Daerah Kabupaten Garut Nurdin Yana mewakili Bupati Garut di Jakarta International Convention Center (JICC), 20/8/2026.
Penghargaan tersebut mengapresiasi komitmen Pemkab Garut mengembangkan energi panas bumi sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih berkelanjutan.
Pemanfaatan panas bumi menjadi salah satu upaya Garut mengoptimalkan potensi energi daerah untuk memenuhi kebutuhan listrik dan mendukung pembangunan.
Kapasitas energi bersih panas bumi disebut mampu mendukung pemenuhan kebutuhan listrik daerah sekitar 126 megawatt (MW).
Sementara itu, total kapasitas terpasang pembangkit panas bumi di wilayah Garut, termasuk Kamojang dan Darajat, mencapai sekitar 270 MW.
Pengembangan potensi tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Garut, Dewan Energi Nasional (DEN), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta pengembang.
Sejumlah pengembang yang terlibat antara lain PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) dan Star Energy dalam pengembangan energi panas bumi.
Kerja sama tersebut diarahkan untuk mendukung ketahanan energi nasional sekaligus mengoptimalkan Dana Bonus Produksi bagi masyarakat sekitar wilayah pengembangan.
Pemkab Garut menilai penghargaan tersebut menjadi dorongan untuk memperluas pemanfaatan energi terbarukan yang memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Potensi panas bumi diharapkan mampu mendukung pembangunan daerah sekaligus menjaga keberlanjutan lingkungan melalui pemanfaatan energi rendah emisi.
Capaian tersebut juga menempatkan Garut sebagai salah satu daerah yang berkontribusi dalam mendukung agenda transisi energi nasional.
Pemkab Garut berkomitmen memastikan pengembangan panas bumi tidak hanya mendukung kebutuhan energi, tetapi juga meningkatkan manfaat ekonomi masyarakat.
(Diskominfo Kab. Garut/bhf)