PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mendampingi 1.000 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengurus sertifikasi halal produk maupun jasa.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan pendampingan tersebut dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan komunitas pengusaha.
“Alhamdulillah dari kerja sama berbagai komunitas yang ada di Jawa Barat dan Kota Bandung, bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, serta Pemerintah Kota Bandung, kita bersama-sama memastikan kemudahan pendampingan sertifikasi halal untuk 1.000 pengusaha, terutama pengusaha UMKM,” kata Farhan (2/9/2026).
Pendampingan tersebut membantu pelaku usaha memahami proses sertifikasi halal sekaligus memenuhi ketentuan yang berlaku.
Farhan menilai sertifikasi halal dapat memberikan nilai tambah sekaligus meningkatkan daya saing produk dan jasa UMKM.
Pelaku usaha didorong memanfaatkan pendampingan agar proses pengurusan sertifikat halal berlangsung tepat dan sesuai prosedur resmi.
Ketua Forum Komunikasi Tionghoa Merah Putih (Fokti MP) Yohanes Handri mengatakan program tersebut membantu pengusaha memperoleh informasi mengenai prosedur sertifikasi halal.
“Diadakannya acara seminar dan sertifikasi halal ini adalah untuk memudahkan kawan-kawan pengusaha mendapatkan sertifikat halal. Artinya, kalau kita membuat sertifikat halal kita turut menyukseskan program pemerintah,” ujar Yohanes.
Edukasi tersebut juga membantu pelaku usaha menghindari praktik percaloan dan penipuan saat mengurus perizinan usaha.
“Kami juga mau agar kawan-kawan dari pengusaha ini terhindar dari calo atau mungkin penipuan. Kebanyakan orang bikin perizinan, duit sudah habis tetapi izinnya tidak keluar,” katanya.
Tokoh masyarakat Jawa Barat sekaligus budayawan Anton Charliyan mengapresiasi pendampingan yang dinilai memberikan manfaat langsung kepada pelaku UMKM.
“Saya sangat berterima kasih sekali kepada Pak Wali Kota, kemudian kepada Fokti bahwa ini adalah kontribusi nyata dari pemerintah untuk membantu UMKM,” ujar Anton.
Menurut Anton, pendampingan gratis dapat meringankan beban pelaku usaha kecil sekaligus menunjukkan dukungan pemerintah terhadap perkembangan UMKM.
“Apalagi gratis. Saya atas nama budayawan, atas nama seluruh masyarakat Jawa Barat mengucapkan terima kasih. Mudah-mudahan hal-hal seperti ini bisa terus berlangsung dan ini juga dalam rangka menyukseskan program pemerintah,” tuturnya.
(Diskominfo Kota Bandung/bhf)