
PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menyiapkan distribusi air bersih ke wilayah terdampak untuk mengantisipasi potensi kekeringan dan gangguan pasokan air selama musim kemarau panjang, 13/5/2026.
Langkah tersebut dilakukan Pemerintah Kota Bandung guna memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi meski debit sumber air baku mengalami penurunan.
“Sumber air baku kita betul-betul sangat tergantung kepada berbagai macam sumber,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung.
Menurut Farhan, salah satu dampak utama musim kemarau ialah berkurangnya debit air yang dapat memengaruhi distribusi air melalui jaringan Perusahaan Daerah Air Minum di sejumlah wilayah.
“Risikonya adalah pipa-pipa PDAM di beberapa titik akan mengalami kekeringan,” katanya.
Pemerintah Kota Bandung telah menyiapkan armada tangki air bersih yang akan diaktifkan untuk mendistribusikan pasokan air ke kawasan terdampak kekeringan.
“Kesiapan tangki pengangkut air bersih akan segera kita aktifkan lagi,” tuturnya.
Seluruh perangkat daerah juga diminta meningkatkan kesiapsiagaan dan memperkuat koordinasi lintas instansi agar distribusi air bersih berjalan lancar selama musim kemarau.
Farhan menegaskan kesiapan logistik menjadi prioritas utama untuk menjaga kebutuhan dasar masyarakat tetap aman.
Pemerintah Kota Bandung turut mengimbau masyarakat menghemat penggunaan air guna mengurangi risiko krisis air bersih saat musim kemarau berlangsung lebih panjang.
“Yang penting kita siap dari sekarang,” ujarnya.
(Diskominfo Kota Bandung/bhf)