Pemkot Bandung Upayakan Akses Air Bersih Warga Cihanja

Diterbitkan

Kamis, 20 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

82 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung mengirim air tangki dan menyiapkan sarana air bersih bagi warga sekitar RTH Cihanja.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengatakan langkah tersebut dilakukan karena warga kesulitan mengakses mata air di kawasan tersebut.

Farhan menjelaskan permukiman warga berada lebih tinggi dibandingkan sumber mata air sehingga distribusi air menjadi terkendala.

"Harus diakui karena memang kedalamannya terlalu jauh, bahkan kadang-kadang sampai 100 meter," ujar Farhan di RTH Cihanja 18/8/2026.

Kondisi kedalaman sumber air membuat mata air yang tersedia belum dapat langsung memenuhi kebutuhan seluruh warga sekitar.

Pemkot Bandung mengirim mobil tangki ke titik yang dinilai paling membutuhkan untuk memastikan kebutuhan air warga tetap terpenuhi.

"Untuk titik-titik yang sudah sangat krusial kita masih kirim tangki," katanya.

Selain distribusi tangki, pembangunan sarana air bersih diupayakan melalui program reses dan pokok-pokok pikiran (pokir).

Pembangunan tersebut diarahkan ke lokasi yang memungkinkan memperoleh akses sumber air untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Farhan menegaskan jaringan perpipaan melalui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumda Air Minum) menjadi solusi jangka panjang.

"Jangka panjang itu hanya PDAM. Enggak boleh ada jangka panjang lain selain PDAM," tegasnya.

Pemkot Bandung juga membahas penguatan pasokan air baku bersama Indonesia Power melalui rencana pengambilan air dari Saguling dan Cirata.

Pemkot Bandung mengupayakan akses sekitar 3.500 liter air per detik dari kedua sumber tersebut untuk memperkuat pasokan.

"PDAM ini sekarang kita masih tarik-menarik dengan Indonesia Power untuk bisa menarik 3.500 liter per detik dari Saguling dan Cirata. Indonesia Power-nya belum memberikan," ujarnya.

Sambil menunggu penguatan sistem perpipaan, Pemkot Bandung memastikan kebutuhan warga tetap dipenuhi melalui solusi sementara.

Warga sekitar RTH Cihanja akan mendapat distribusi air tangki dan pembangunan sarana sesuai tingkat kebutuhan lapangan.

"Yang di sini bagaimanapun juga sekarang solusinya semua masih sementara. Sarana air bersih atau kirim truk. Karena yang jangka panjang tetap harus menggunakan PDAM," pungkasnya.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait