
PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan melepas 61 Aparatur Sipil Negara Pemerintah Kota Bandung yang resmi memasuki masa purna tugas terhitung mulai 1/3/2026 dalam agenda di Balai Kota Bandung (23/2/2026).
Sebanyak 61 aparatur tersebut mengakhiri pengabdian setelah puluhan tahun melayani warga dan melewati berbagai fase penting pembangunan daerah.
Farhan menyampaikan penghargaan atas dedikasi para pegawai yang tetap menjaga pelayanan publik sejak masa krisis moneter 1997, reformasi 1998, hingga dinamika pemerintahan terkini.
“Bapak ibu telah melewati berbagai fase sejarah, mulai dari krisis moneter 1997, reformasi 1998, pemilu demokratis pertama, hingga berbagai dinamika terakhir di Kota Bandung. Dari Bapak Ibu lah kami belajar,” ujarnya.
Ia menilai integritas dan konsistensi para aparatur menjadi fondasi kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi.
“Ketika integritas dijaga dengan baik, maka wajah birokrat pun menjadi baik di mata masyarakat,” katanya.
Momentum pelepasan menjelang Ramadan memberi makna spiritual bagi para pegawai yang memasuki fase baru pengabdian di tengah masyarakat.
Farhan menyatakan purna tugas bukan akhir kontribusi karena pengalaman dan keteladanan tetap dibutuhkan lingkungan sekitar.
“Yang purna bakti berkah, yang naik pangkat berkah, yang promosi berkah, yang rotasi juga berkah,” ucapnya.
Acara berlangsung khidmat dan penuh haru sebagai bentuk penghormatan pemerintah kota atas pengabdian panjang yang telah memberi manfaat nyata bagi pelayanan warga. (Diskominfo Kota Bandung/bhf)