
PORTALJABAR, KAB. BEKASI - Plt Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja menegaskan optimalisasi bantuan sosial dan layanan kesehatan saat mendampingi Menteri Sosial Republik Indonesia pada penyaluran Asistensi Rehabilitasi Sosial 25/2/2026 di Cikarang Utara.
Asep menyampaikan, Kabupaten Bekasi berpenduduk 3,3 juta jiwa dengan angka kemiskinan sekitar 8,3 persen sehingga membutuhkan dukungan program pusat yang tepat sasaran.
Ia mencatat, 20.000 kepala keluarga atau 69.000 jiwa menerima Program Keluarga Harapan 2025, sedangkan 116.000 keluarga memperoleh bantuan pangan non tunai.
Sebanyak 100 unit Rumah Sejahtera Terpadu disalurkan untuk meningkatkan kualitas hunian warga berpenghasilan rendah.
Asep menjelaskan, dari 77.000 peserta Penerima Bantuan Iuran yang sempat nonaktif, 21.000 telah aktif kembali dan 56.000 lainnya masih berproses.
Pemerintah Kabupaten Bekasi saat ini menanggung sekitar 776.000 peserta jaminan kesehatan dan menargetkan meningkat hingga 900.000 peserta.
Ia mengungkapkan, pengurangan dana transfer Rp649 miliar berdampak pada kemampuan fiskal daerah sehingga pemutakhiran data menjadi langkah penting menjaga ketepatan sasaran.
Pemutakhiran melibatkan 187 desa bersama kepala desa dan pendamping guna memastikan warga yang benar-benar membutuhkan terdata akurat.
Kegiatan tersebut juga menghadirkan operasi katarak, khitanan massal, pemeriksaan kesehatan, serta bantuan kewirausahaan senilai Rp776.360.500 bagi penerima manfaat. (Diskominfo Kab. Bekasi/bhf)