Ribuan Warga Nikmati Festival Asia Afrika, Pemkot Bandung Dorong UMKM Lokal

Diterbitkan

Senin, 13 Juli 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

464 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Pemerintah Kota Bandung menghadirkan Festival Asia Afrika 2026 yang menarik ribuan warga untuk menikmati hiburan budaya, bazar UMKM, dan karnaval di Jalan Asia Afrika.

Warga dari berbagai daerah, termasuk Kota Cimahi, datang sejak pagi untuk menyaksikan kemeriahan festival yang menjadi daya tarik wisata Kota Bandung.

Isrowiah, warga Cimahi Selatan, hadir bersama keluarga setelah mengetahui informasi acara melalui media sosial dan tiba pukul 08.30 WIB.

Ia menilai Festival Asia Afrika memberikan hiburan bagi masyarakat tanpa perlu bepergian jauh ke luar kota.

“Alhamdulillah jadi ada hiburan di dalam kota. Nggak harus keluar kota, macet-macetan. Semoga acara seperti ini sering diselenggarakan,” kata Isrowiah.

Isrowiah juga mengapresiasi karnaval yang menghadirkan suasana festival berskala nasional dengan kehadiran delegasi dari berbagai negara.

“Alhamdulillah, jadi Indonesia khususnya Kota Bandung semakin mendunia,” ujarnya.

Pengunjung lainnya, Dea, datang bersama keluarga untuk mengisi akhir pekan dengan menikmati berbagai kegiatan Festival Asia Afrika.

“Seru sih, rame. Kayaknya kalau sore lebih ramai lagi,” ujar Dea.

Dea juga mengunjungi bazar UMKM yang menghadirkan produk lokal dari berbagai pelaku usaha selama festival berlangsung.

Menurutnya, kegiatan tersebut membantu memperkenalkan produk lokal sekaligus membuka peluang peningkatan penjualan bagi pelaku UMKM.

Pelaku usaha turut merasakan dampak positif festival melalui meningkatnya jumlah pengunjung yang mendatangi stan mereka.

Rahil, penjaga stan produk kosmetik OMG, mengatakan banyak pengunjung mencoba produk yang dipamerkan sejak pagi.

“Alhamdulillah dari pagi ramai banget. Banyak pengunjung penasaran dan mencoba tester produk OMG,” ujarnya.

Rahil berharap tingginya antusiasme pengunjung dapat mendorong peningkatan transaksi selama pelaksanaan Festival Asia Afrika.

“Harapannya tentu omzet bisa meledak,” katanya.

Meski tidak menyaksikan langsung karnaval karena menjaga stan, Rahil tetap mengikuti rangkaian kegiatan melalui siaran langsung di telepon genggam.

“Menurut aku sudah bagus banget. Makeup dan kostumnya benar-benar proper. Semoga ke depan acaranya lebih besar, lebih ramai dan penampilannya semakin menarik,” tuturnya.

Festival Asia Afrika menjadi ruang hiburan masyarakat sekaligus mendukung promosi budaya, pariwisata, dan perputaran ekonomi melalui keterlibatan pelaku UMKM.

Antusiasme warga menunjukkan Festival Asia Afrika telah menjadi agenda yang dinantikan sekaligus memperkuat citra Bandung sebagai kota kreatif berkelas internasional.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait