Sekda Kab. Bekasi: FKSMB Ruang Kolaborasi Tingkatkan Mutu Pendidikan di Kabupaten Bekasi

Diterbitkan

Selasa, 22 September 2026

Penulis

Diskominfo Kab. Bekasi

|

Diskominfo Kab. Bekasi

60 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KAB. BEKASI -  Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Endin Samsudin mengatakan, penguatan peran Komite Sekolah menjadi bagian penting dalam mendorong peningkatan mutu pendidikan sekaligus membangun sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter dan berdaya saing.

Hal tersebut disampaikan Endin Samsudin, saat menghadiri Deklarasi Forum Komite Sekolah Mandiri (FKSMB) dan Dialog Penguatan Komite Sekolah Kabupaten Bekasi, yang berlangsung di Aula SMP Islam Al Azhar 16 Jababeka, Cikarang Utara, Selasa (22/9/2026).

Endin mengatakan, pendidikan merupakan salah satu pilar utama dalam pembangunan SDM. Karena itu, pemerintah daerah tidak dapat bekerja sendiri dalam mewujudkan kualitas pendidikan yang ideal, tetapi membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk orang tua murid dan masyarakat melalui komite sekolah.

“Pendidikan merupakan pilar utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing. Pemerintah daerah tidak dapat berjalan sendiri. Kita membutuhkan sinergi, kolaborasi, dan peran aktif seluruh pemangku kepentingan, termasuk orang tua murid dan masyarakat yang terwadahi dalam institusi komite sekolah,” ujar Endin.

Menurutnya, deklarasi FKSMB Kabupaten Bekasi menjadi momentum strategis untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antara sekolah, orang tua, serta masyarakat. Forum tersebut diharapkan dapat menjadi mitra strategis satuan pendidikan dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan akuntabilitas pengelolaan sekolah.

Endin menjelaskan, keberadaan komite sekolah bukan sekadar berkaitan dengan dukungan finansial. Lebih dari itu, komite memiliki peran penting sebagai jembatan komunikasi antara sekolah, orang tua, dan masyarakat.

“Komite dengan sekolah ini satu kesatuan. Komite merupakan perwakilan dari wali murid. Ketika ada kekurangan di sekolah, tugas komite menyampaikan hal-hal yang diperlukan untuk mendekati penyempurnaan, baik berkaitan dengan program maupun hal lainnya,” jelasnya.

Ia menambahkan, komunikasi dua arah yang aktif antara sekolah, siswa, dan wali murid menjadi salah satu kunci dalam membangun ekosistem pendidikan yang lebih baik. Melalui komunikasi yang intensif, berbagai kebutuhan dan persoalan pendidikan dapat dibahas secara bersama-sama untuk menemukan solusi yang konstruktif.

Selain menjadi jembatan komunikasi, Endin berharap komite sekolah turut mengawal mutu pendidikan dengan mendukung berbagai program yang berorientasi pada peningkatan prestasi akademik maupun pembentukan karakter peserta didik.

Komite sekolah juga diharapkan mampu mendorong terciptanya transparansi dan akuntabilitas, sehingga tata kelola satuan pendidikan dapat berjalan secara bersih, partisipatif, dan bertanggung jawab.

“Tema yang diangkat sangat bagus, yaitu mewujudkan komite sekolah yang mandiri, akuntabel, dan berdaya guna bagi peningkatan mutu pendidikan di Kabupaten Bekasi. Saya berharap ini tidak hanya menjadi tema, tetapi benar-benar diimplementasikan,” tegasnya.

Endin juga mengapresiasi terbentuknya kepengurusan FKSMB Kabupaten Bekasi. Ia berharap forum tersebut dapat menjalankan amanah dengan optimal dan menjadi ruang belajar bersama sekaligus wadah untuk melahirkan gagasan-gagasan konstruktif bagi kemajuan pendidikan di Kabupaten Bekasi.

Ia menilai praktik pengelolaan pendidikan yang baik, seperti yang diterapkan di lingkungan Al Azhar, dapat menjadi salah satu contoh yang dapat dipelajari dan dikembangkan oleh satuan pendidikan lainnya.

“Kalau sumber daya manusianya berkualitas, insyaallah pembangunan fisik dan pembangunan lainnya juga akan berkualitas. Karena itu, ketika berbicara tentang Bekasi, yang paling penting adalah pembangunan sumber daya manusianya,” katanya.

Sekda Endin menyambut baik dan mengapresiasi terbentuknya FKSMB Kabupaten Bekasi. Ia berharap keberadaan forum tersebut semakin memperkuat kolaborasi antara sekolah, orang tua, masyarakat, dan pemerintah dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas.

“Mari kita jadikan forum ini sebagai ruang belajar bersama dan wadah melahirkan gagasan konstruktif demi tercapainya generasi Bekasi yang cerdas, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan,” pungkasnya. (Diskominfo Kab. Bekasi/rka)

Editor: Revo

Berita Terkait