Simpang Sejuta Selamat, Upaya Kolaboratif Tingkatkan Disiplin Lalu Lintas di Persimpangan Kota Bandung

Diterbitkan

Senin, 4 Mei 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

215 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG -  Pemerintah Kota Bandung bersama lintas instansi menggelar edukasi keselamatan lalu lintas melalui program Simpang Sejuta Selamat di Simpang Lima kawasan Jalan Asia Afrika 2/5/2026 untuk menekan pelanggaran dan risiko kecelakaan di titik rawan.

Koordinator Daerah 2 Bandung Komunitas Edan Sepur, Abdullah Putra Gandhara menyampaikan, kegiatan ini menyasar perilaku pengendara di persimpangan yang masih berisiko seperti menerobos lampu merah dan melanggar batas zebra cross.

“Biasanya kami melakukan kegiatan di perlintasan sebidang. Namun kali ini kami memperluas ke persimpangan, karena perilaku pengendara di titik ini juga masih banyak yang berisiko, seperti menerobos lampu merah atau berhenti melewati zebra cross,” ujar Abdullah.

Lokasi dipilih pada persimpangan dengan tingkat kerawanan kecelakaan tinggi yang berdekatan dengan perlintasan sebidang sehingga edukasi tepat sasaran bagi pengguna jalan.

Dinas Perhubungan Kota Bandung, kepolisian, Satuan Polisi Pamong Praja, serta layanan kegawatdaruratan Public Safety Center 119 dan Bandung Siaga 112 terlibat langsung dalam kegiatan untuk memberikan edukasi sekaligus penanganan cepat saat kondisi darurat.

Petugas melakukan penindakan terhadap pelanggaran di lapangan menggunakan perangkat handheld sehingga memberi efek jera bagi pelanggar dan meningkatkan kepatuhan berlalu lintas.

“Jika ada pelanggaran, akan dilakukan penindakan berupa penilangan oleh kepolisian menggunakan perangkat handheld, seperti halnya di perlintasan sebidang,” ujar Abdullah.

Edukasi juga mencakup langkah penanganan saat terjadi kecelakaan serta pemanfaatan layanan darurat 112 dan 119 agar masyarakat dapat merespons kejadian secara cepat dan tepat.

Kegiatan ini berdampak langsung bagi warga dengan meningkatnya kesadaran keselamatan serta berkurangnya potensi kecelakaan di persimpangan padat.

Program direncanakan berlangsung rutin setiap tiga pekan di tiga titik berbeda yaitu Simpang Lima Asia Afrika, kawasan Merdeka–Aceh, dan wilayah Dago untuk menjangkau lebih banyak pengguna jalan.

“Harapannya tentu agar tidak terjadi kecelakaan lalu lintas, baik di persimpangan maupun di perlintasan sebidang. Kami ingin masyarakat semakin disiplin dan sadar akan keselamatan di jalan,” ujar Abdullah.

Pemerintah Kota Bandung memastikan program ini menjadi solusi berkelanjutan dalam menciptakan lalu lintas yang aman dan nyaman bagi masyarakat.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Bayu

Berita Terkait