
PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Staf Ahli Gubernur Jawa Barat, Lusi Lesminingwati, S.E., M.M., menyampaikan paparan mengenai kondisi ketenagakerjaan dan peluang kerja dalam apel pagi virtual Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Senin (12/10/2026).
Dalam paparannya, disampaikan bahwa Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) Jawa Barat pada Mei 2026 mencapai 6,61 persen,
"Turun 0,03 poin persentase dibandingkan Februari 2026. Di sisi lain, peluang kerja di luar negeri masih terbuka di berbagai sektor, seperti manufaktur, konstruksi, kesehatan, dan perhotelan," paparnya.
Lusi menerangkan, peluang tersebut perlu diimbangi dengan peningkatan kompetensi, sertifikasi, serta pemahaman mengenai prosedur penempatan pekerja migran yang resmi dan aman.
"Berdasarkan data SIKOP2MI per 7 Oktober 2026, tercatat 54.945 layanan penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Jawa Barat," papar Lusi.
ASN juga diharapkan berperan aktif dalam memberikan edukasi kepada masyarakat, mengarahkan pencari kerja ke layanan resmi, serta mencegah praktik penempatan pekerja migran secara ilegal.
Melalui apel ini, jajaran Pemerintah Provinsi Jawa Barat diharapkan dapat memperkuat sinergi dalam mendukung perluasan kesempatan kerja, peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pelindungan pekerja migran. (Apun)