Tak Sekadar Pameran Buku, Big Bad Wolf Bandung Hadirkan Wisata Literasi dan Kuliner

Diterbitkan

Selasa, 4 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

1,1 rb kali

Berita ini dilihat

2 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, membuka Big Bad Wolf Books 2026 untuk memperluas pengalaman literasi masyarakat melalui buku, kuliner, dan rekreasi. (3/8/2026)

Kegiatan perdana Big Bad Wolf di Kota Bandung berlangsung di Bikasoga pada 3–9 Agustus 2026 pukul 10.00–22.00 WIB.

Konsep wisata literasi tersebut menggabungkan aktivitas membaca, berburu buku, menikmati kuliner, serta rekreasi dalam satu kawasan.

"Ini lebih dari sekadar sebuah event pameran buku. Ini adalah event pertama di Kota Bandung yang kita sebut sebagai wisata literasi. Masyarakat datang bukan hanya untuk membeli buku, tetapi juga menikmati suasana, membaca, berwisata, dan yang paling penting, mendapatkan pengalaman yang menyenangkan," ujar Muhammad Farhan.

Konsep tersebut dirancang untuk mendekatkan aktivitas literasi dengan kehidupan sehari-hari melalui suasana yang lebih santai dan atraktif.

Muhammad Farhan mengapresiasi keterlibatan Dinas Arsip dan Perpustakaan Kota Bandung, Big Bad Wolf Books, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat, sponsor, serta mitra lainnya.

"Acara ini harus sukses karena untuk pertama kalinya diselenggarakan di Kota Bandung. Terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga masyarakat Bandung bisa menikmati event literasi bertaraf internasional ini," katanya.

Selain menghadirkan jutaan koleksi buku, Big Bad Wolf Bandung 2026 memadukan kegiatan tersebut dengan festival kuliner Pages and Plates.

Perpaduan tersebut memberikan kesempatan masyarakat menikmati sajian kuliner lokal sambil membaca dan mencari buku sesuai kebutuhan.

Menurut Muhammad Farhan, kombinasi literasi dan kuliner dapat menarik lebih banyak masyarakat menikmati buku melalui pengalaman yang berbeda.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat, Junanto Herdiawan, menyebut kegiatan tersebut juga menjadi ruang edukasi literasi keuangan masyarakat.

Bank Indonesia menghadirkan program edukasi finansial melalui Perpustakaan Bank Indonesia serta mendorong transaksi digital menggunakan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS).

"Kami terus mendukung peningkatan literasi, khususnya literasi finansial. Seluruh transaksi di kegiatan ini juga didorong menggunakan QRIS sebagai bagian dari edukasi pembayaran digital kepada masyarakat," ujarnya.

Country Director Big Bad Wolf Books Indonesia, Marthius Wandi Budianto, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya festival buku internasional tersebut di Kota Bandung.

Masyarakat dapat memanfaatkan penyelenggaraan tersebut untuk menemukan berbagai buku yang memberikan sumber pengetahuan dan inspirasi.

Big Bad Wolf Books Bandung 2026 berlangsung hingga 9 Agustus 2026 di Bikasoga Bandung dengan akses pengunjung setiap hari pukul 10.00–22.00 WIB.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait