Tertibkan PKL dan Bangunan Liar, Pemkot Dorong Pedagang Masuk Marketplace Digital

Diterbitkan

Senin, 18 Mei 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

2,3 rb kali

Berita ini dilihat

2 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG -  Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mendorong pedagang kaki lima masuk ke marketplace digital setelah Pemerintah Kota Bandung menertibkan bangunan liar dan lapak di sejumlah kawasan strategis kota, 13/5/2026.

Penertiban dilakukan secara bertahap melalui koordinasi Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk mengembalikan fungsi ruang publik dan menata kawasan perkotaan.

“Sejak sebulan yang lalu, Pak Gubernur sudah meminta kami untuk menyampaikan bangunan liar mana saja yang akan dibongkar,” ujar Farhan di Balai Kota Bandung.

Pemerintah Kota Bandung mengedepankan pendekatan persuasif sebelum proses pembongkaran dilakukan agar penataan berjalan tertib dan minim konflik.

“Sekarang kenapa tidak ada perlawanan? Karena memang kita sudah edukasi, ajak ngobrol secara persuasi,” katanya.

Selain penertiban, pemerintah menyiapkan solusi bagi pedagang melalui pelatihan usaha dan pendampingan agar tetap dapat menjalankan aktivitas ekonomi.

Farhan menyebut pemerintah akan bekerja sama dengan perusahaan penyedia platform marketplace e-commerce untuk membantu pedagang beralih ke penjualan digital.

“Kami akan bekerja sama dengan beberapa perusahaan yang menyediakan platform marketplace e-commerce,” tuturnya.

Pemerintah Kota Bandung juga menawarkan kios di pasar tradisional bagi pedagang yang ingin tetap berjualan secara langsung.

“Kita tawarkan untuk menyewa di pasar, terutama BTM itu masih kosong,” ujarnya.

Sejumlah kawasan yang menjadi prioritas penataan antara lain Sukajadi dan Astanaanyar, termasuk kawasan Jalan Ibu Inggit Garnasih yang telah lebih dulu ditertibkan.

Penataan kawasan melibatkan camat, lurah, dan Satuan Polisi Pamong Praja untuk melakukan pembinaan kepada pedagang secara bertahap.

Farhan memastikan pedagang yang masih aktif akan diarahkan memilih solusi usaha yang telah disiapkan pemerintah agar tetap memiliki sumber penghasilan.

“Yang masih aktif juga, itu akan kita arahkan untuk masuk ke dalam marketplace digital,” katanya.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Bayu

Berita Terkait