
PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Sebanyak 5.000 Babinsa Kodam III/Siliwangi mendapat pembekalan pengetahuan dan kemampuan melalui Bimbingan Teknis (Bimtek) pertanian sehingga nantinya mampu melaksanakan pemberdayaan wilayah secara optimal.
Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko mengatakani Bimtek pertanian sangat penting bagi para Babinsa agar saat berada di lapangan dapat memberikan solusi terhadap permasalahan teknis para petani dan peternak.
“Mereka nantinya sekaligus mampu melaksanakan pendampingan terhadap distribusi pupuk bersubsidi maupun bibit dan obat pertanian agar tepat sasaran,” ucap Erwin (30/1/2024).
Bagi TNI, kegiatan tersebut sebagai tindak lanjut MoU antara Kementan RI dengan TNI tentang percepatan peningkatan produksi pertanian dalam rangka untuk mengembalikan swasembada pangan nasional.
“TNI turut mengambil peran dengan melaksanakan pendampingan program pembangunan pertanian, peningkatan produksi, peningkatan kapasitas SDM dan optimalisasi lahan TNI,” kata Erwin.
Gerakan peningkatan produksi pangan nasional melalui optimalisasi peran kelompok tani dan LMDH (Lembaga Masyarakat Desa dan Hutan) di Jawa Barat untuk memberikan bekal pengetahuan dan kemampuan bagi para Babinsa jajaran Kodam III/Slw sehingga mampu membantu tugas PPL (penyuluh petani lapangan).
Diharapkan dengan Gerakan Nasional Ketahanan Pangan dapat mencapai swasembada pangan nasional pada tahun 2024 dan kesejahteraan para petani terus meningkat, termasuk di Jawa Barat. (Rep No)