PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan kembali menjalankan tugas pemerintahan setelah dinyatakan pulih dari gangguan kesehatan dan siap melanjutkan program prioritas Pemerintah Kota Bandung (14/7/2026).
Farhan menyampaikan, kondisi kesehatannya sempat menurun akibat penyakit mag yang kambuh setelah menerima kabar wafatnya Rahmat Gobel.
"Saya merasa sangat kehilangan Pak Rahmat Gobel. Beliau sudah menjadi tutor saya sejak saya lulus kuliah tahun 1996. Saya dekat dengan beliau dan keluarganya. Saya juga bekerja untuk beliau cukup lama sampai tahun 2018. Kami juga sama-sama masuk partai dan menjadi anggota DPR," ujar Farhan.
Farhan mengaku, tekanan emosional tersebut berdampak pada kondisi fisiknya hingga harus menjalani perawatan di rumah sakit.
"Wafatnya beliau secara tiba-tiba benar-benar menjadi pukulan yang sangat besar buat saya. Pulang dari Jakarta hari Jumat itu saya terus kepikiran sampai akhirnya mag kambuh dan kondisi kesehatan menurun," katanya.
Farhan bersyukur, penanganan medis yang cepat membuat kondisinya segera membaik.
"Alhamdulillah saya langsung dibawa ke rumah sakit. Mungkin Allah memang sedang meminta saya untuk beristirahat selama beberapa hari," tuturnya.
Farhan menjelaskan, hasil pemeriksaan menyeluruh menunjukkan tidak ditemukan gangguan kesehatan yang serius.
"Sampai hari ini saya masih didampingi dokter. Hasil pemeriksaan mulai dari kepala, scan jantung, pemeriksaan perut dan lain-lain, gangguannya hanya satu, yaitu kegemukan," ujarnya.
Dokter menyarankan Farhan menurunkan berat badan agar kadar gula darah lebih terkontrol dan kesehatan pembuluh darah tetap terjaga.
"Dokter berpesan supaya berat badan diturunkan sehingga gula darah bisa lebih terkontrol dan kondisi pembuluh darah tetap sehat," ucapnya.
Farhan memastikan telah kembali bertugas sejak (13/7/2026) dengan meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah dan menyapa para siswa.
"Saya sudah pulih kembali. Hari Senin pagi saya sudah berkeliling meninjau pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) dan memberikan semangat kepada anak-anak sekolah," katanya.
Meski kembali bekerja, Farhan tetap menjalani pemantauan kesehatan dan mengikuti anjuran tim dokter.
"Kemarin saya rapat di Pendopo, tetapi setiap selesai rapat tekanan darah saya dicek oleh dokter. Jam kerja juga dibatasi, maksimal sampai pukul 17.00 WIB. Setelah itu saya diminta beristirahat," ungkapnya.
Farhan juga mulai kembali berolahraga sebagai bagian dari proses pemulihan.
"Tadi pagi saya sudah diizinkan kembali fitness untuk olahraga. Alhamdulillah tidak ada keluhan," ujarnya.
Farhan berharap dapat terus mengawal agenda pembangunan dan pelayanan masyarakat setelah kondisi kesehatannya membaik.
"Mudah-mudahan ini hanya gangguan sesaat. Tantangan dan program-program Kota Bandung harus terus berjalan. Banyak pekerjaan yang sudah kami siapkan sejak awal tahun dan sekarang memasuki tahap pelaksanaan," katanya.
Farhan menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah memberikan doa dan dukungan selama masa pemulihannya.
"Terima kasih atas doa dari seluruh masyarakat. Alhamdulillah saya sudah sehat kembali dan siap melanjutkan tugas untuk melayani warga Kota Bandung," pungkasnya.
(Diskominfo Kota Bandung/bhf)