Wali Kota Bandung: Mari Jadikan Masjid Sebagai Pusat Peradaban

Diterbitkan

Senin, 16 Maret 2026

Penulis

Diskominfo Kota Bandung

|

Diskominfo Kota Bandung

243 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG -  Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengajak masyarakat menjadikan masjid sebagai pusat ibadah, pendidikan, dan kepedulian sosial dalam kegiatan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Masjid Agung Bandung guna memperkuat kehidupan religius masyarakat (15/3/2026).

Muhammad Farhan menyebut Masjid Agung Bandung memiliki nilai sejarah tinggi karena menjadi warisan para pendiri Kota Bandung yang telah berdiri lebih dari dua abad.

“Masjid Agung ini merupakan warisan para pendiri Kota Bandung yang usianya sudah lebih dari 200 tahun. Kita yang harus memakmurkannya. Mari kita jadikan masjid sebagai pusat peradaban,” ujar Farhan.

Farhan menilai masjid akan hidup apabila dipenuhi berbagai aktivitas jamaah yang memberi manfaat bagi masyarakat.

Kegiatan kajian keagamaan dinilai penting karena mampu memberi pencerahan serta memperkuat pemahaman keagamaan warga.

“Masjid itu makmur karena jamaahnya. Jamaah datang karena ada kajian yang memberi pencerahan. Nanti kita akan mengundang para dai dan ustaz yang mampu menyampaikan ilmu dengan cara yang menarik,” ujar Farhan.

Farhan juga mengajak masyarakat memperkuat kepedulian sosial dengan menunaikan zakat, infak, dan sedekah bagi warga yang membutuhkan.

“Memakmurkan masjid berarti memakmurkan kita semua. Ketika kita membelanjakan sebagian rezeki di jalan Allah, insyaallah akan kembali kepada kita dengan keberkahan,” ujar Farhan.

Pemerintah Kota Bandung juga mengingatkan pentingnya menjaga keamanan lingkungan agar masyarakat dapat menjalankan ibadah Ramadan dengan nyaman.

Farhan meminta jajaran kewilayahan memperkuat patroli bersama aparat keamanan untuk mengantisipasi gangguan ketertiban seperti aktivitas geng motor.

Kegiatan Safari Ramadan menjadi ruang silaturahmi antara pemerintah daerah dan masyarakat sekaligus memperkuat nilai kebersamaan di bulan suci.

Dalam tausiah, KH Asep Sudarman mengingatkan umat Islam memperkuat keimanan melalui membaca, memahami, serta mengamalkan isi Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

“Bukan hanya membaca Al-Qur’an, tetapi juga mempelajari, memahami, dan mengamalkan isinya dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Asep Sudarman.

Asep Sudarman juga mengingatkan masyarakat menjaga ucapan karena keselamatan seseorang sering ditentukan oleh cara menjaga lisan.

Kegiatan tersebut diharapkan mendorong masyarakat semakin aktif memakmurkan masjid sekaligus memperkuat nilai keagamaan dan kepedulian sosial di Kota Bandung.

(Diskominfo Kota Bandung/bhf)

Editor: Bayu

Berita Terkait