
PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menegaskan satu tahun Program Bandung Utama menghadirkan pembangunan inklusif melalui perbaikan 2.100 rumah, perluasan makan bergizi, dan penguatan koperasi kelurahan hingga 1/12/2025.
Farhan menyatakan, program ini menyentuh langsung kebutuhan warga melalui integrasi kebijakan kesehatan, ekonomi, dan permukiman yang selaras agenda provinsi serta nasional.
Di sektor kesehatan, Pemerintah Kota Bandung memperluas Makan Bergizi Gratis bagi siswa, ibu hamil, dan menyusui untuk meningkatkan kualitas gizi kelompok rentan di seluruh wilayah.
Program Cek Kesehatan Gratis bagi pelajar dimulai di SMP Negeri 5 guna mendeteksi dini gangguan kesehatan sekaligus memperkuat layanan promotif dan preventif.
Sebanyak 151 Koperasi Kelurahan Merah Putih diluncurkan untuk memperkuat usaha kecil melalui sistem simpanan wajib dan sukarela yang berkelanjutan.
Pada bidang perumahan, 1.785 Rumah Tidak Layak Huni tuntas diperbaiki sesuai target anggaran 2025 dengan dukungan pusat dan tanggung jawab sosial perusahaan.
Total sekitar 2.100 unit rumah direnovasi dengan bantuan Rp25 juta per unit yang tersebar di 25 kecamatan untuk meningkatkan kualitas hunian dan kesehatan lingkungan.
Program tersebut turut menekan kawasan kumuh serta mendukung penurunan kasus tuberkulosis melalui perbaikan sanitasi dan kepadatan hunian.
“Bandung Utama bukan sekadar slogan, tetapi gerakan nyata yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat,” ujar Farhan. (Diskominfo Kota Bandung/bhf)