Warga dan Pedagang Cihampelas Dukung Rencana Penataan Teras Cihampelas oleh Provinsi Jabar

Diterbitkan

Kamis, 13 Agustus 2026

Penulis

Diskominfo Jabar

|

Diskominfo Jabar

58 kali

Berita ini dilihat

0 kali

Berita ini dibagikan

preview hero banner

PORTALJABAR, KOTA BANDUNG - Warga dan pedagang di kawasan Jalan Cihampelas, Kota Bandung, mendukung rencana penataan ulang Teras Cihampelas oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Dukungan tersebut disampaikan karena kondisi Teras Cihampelas saat ini dinilai kurang terawat dan berdampak terhadap kelancaran lalu lintas maupun aktivitas masyarakat di kawasan tersebut.

Salah seorang warga Cihampelas, Naufal, mengatakan dirinya mendukung penataan, termasuk apabila pemerintah memutuskan untuk membongkar bangunan Teras Cihampelas yang ada saat ini.

“Sangat setuju, karena saya merasa sangat terganggu. Apalagi jalannya semakin sempit jadinya macet. Fungsinya sudah tidak sesuai rencana dulu. Dulunya, kan pedagang harus naik ke atas agar lalu lintas lancar, kini malah terbengkalai dan malahan dipakai untuk hal-hal yang negatif,” ujar Naufal saat ditemui di sisi Jalan Cihampelas, Rabu (12/8/2026).

Rencana penataan tersebut dilakukan setelah Pemerintah Kota Bandung menghibahkan aset Jalan Cihampelas kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Proses hibah ditandai dengan penandatanganan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) dan Berita Acara Serah Terima (BAST) di Balai Kota Bandung, Rabu (29/7/2026).

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan, setelah proses administrasi selesai, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan melakukan penataan kawasan Cihampelas agar kembali menjadi pusat industri kreatif, fesyen, dan destinasi wisata belanja.

"Teras Cihampelas sudah diserahkan kepada pemerintah provinsi. Selanjutnya kami akan melakukan langkah administrasi untuk segera membenahi Cihampelas agar kembali seperti dulu menjadi pusat industri kreatif, pusat mode, dan tujuan kunjungan masyarakat, termasuk wisatawan mancanegara," ujar Dedi.

Sementara itu, sejumlah pedagang masih bertahan dan menjalankan aktivitas perdagangan di Teras Cihampelas. Salah seorang pedagang, Abdul, menyatakan mendukung kebijakan pemerintah terkait penataan maupun kemungkinan pembongkaran Teras Cihampelas.

Namun, ia berharap pemerintah tetap memberikan solusi bagi para pedagang yang selama ini menggantungkan penghasilan dari kawasan tersebut.

“Kita sebagai masyarakat mengikuti pemerintah, kalau dibongkar jadi solusi terbaik ya bongkar saja, cuma kita yang berdagang tetap diberi solusi, bagaimana supaya tetap bisa berjualan,” tuturnya saat ditemui di Teras Cihampelas, Rabu.

Menurutnya, penataan kawasan diharapkan tidak hanya memperbaiki kondisi fisik Cihampelas, tetapi juga memberikan ruang bagi keberlanjutan aktivitas ekonomi masyarakat.

Warga dan pedagang berharap rencana penataan Teras Cihampelas dapat memberikan dampak positif terhadap kawasan, terutama dalam memperlancar lalu lintas, menciptakan ruang publik yang lebih tertata, serta mendorong kembali aktivitas ekonomi dan perdagangan di Cihampelas.

Dengan penataan tersebut, kawasan Cihampelas diharapkan dapat kembali menjadi salah satu pusat aktivitas ekonomi kreatif, fesyen, dan wisata di Kota Bandung.

(Ab-magang/rka)

Editor: Humas Jabar

Berita Terkait